Header Ads

Ibu-ibu Ini Jadi Komplotan Jambret di Wisuda UIN SMH Banten

BerkahMedia - Momen wisuda ke IX di kampus UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten pada Sabtu (20/5/2017) nampaknya sudah diagendakan oleh kelompok ibu-ibu ini jauh hari. Namun, kehadiran mereka pada saat itu bukan untuk menyaksikan anaknya diwisuda, melainkan guna melancarkan aksi kejahatan.
Ibu-ibu Ini Jadi Komplotan Jambret di Wisuda UIN SMH Banten

Informasi yang dihimpun, penangkapan komplotan itu berawal dari pengaduan dari salah seorang kerabat korban yang mencurigai gerak gerik ibu-ibu berbusana muslimah tersebut. Kerumunan pengunjung disinyalir dijadikan kesempatan bagi komplotan ini.
“Ibu korban telah kehilangan gelang emas 50 gram, 24 karat memberi tahu ciri-ciri pelaku pencurinya. Dari laporan tersebut, kemudian saya langsung mengawasi para pelaku. Saya semakin curiga ketika salah satu dari pelaku sengaja menjatuhkan hape dan diambil teman pelaku lainya. Melihat keanehan mereka, saya langsung menahan mereka ketika mau keluar dari gerbang depan kampus,” ungkap Andri, Sekuriti Kampus.
Empat orang pelaku langsung dibekuk, namun lanjut Andri, terdapat satu pelaku lainnya yang berhasil meloloskan diri yang juga diduga telah membawa kabur barang bukti perhiasan tersebut.
“Untuk mengindari dari amukan massa, para pelaku tersebut saya giring ke ruang satpam di kantor sebelah di Puspemkot lama. Dan kebetulan ada polisi lalu lintas. Awalnya mereka tak mengakui aksi pencurian tersebut. Tapi mereka terbukti saat hape yang di dalam tas pelaku ternyata hasil curian,” ujarnya.
Sementara itu Muhyi, kerabat korban yang kesal dengan insiden itu tak dapat berbuat banyak, lantara komplotan rata-rata sudah berusia lanjut. “Saat pelaku melakukan aksinya, bapak saya sudah curiga karena posisi bapak saya berada di belakang kawanan pencuri tersebut. Dan bapak saya melaporkan ke saya dan saya langsung laporkan ke satpam setempat. Satu pelaku ngga ketangkap, kemungkinan yang gondol emas,” terangnya.
Penangkapan komplotan itu tak pelak menjadi perhatian warga dan pengunjung. Bahkan ada warga ibu lainya yang mengaku kehilangan emas 20 gram saat itu. Untuk pemeriksaan lebih lanjut para pencuri tersebut kini digelandang ke Polsek Serang. [BerkahMedia.net/BN]

Tidak ada komentar

Berkomentarlah yang baik dan bijak

Diberdayakan oleh Blogger.